Hamas Peringatkan Israel Pascagencatan Senjata: Jari Kami Masih di Pelatuk 

Anton Suhartono
Hamas memperingatkan Israel tak berulah lagi di Yerusalem pascagencatan senjata (Foto: Reuters)

DOHA, iNews.id - Hamas memperingatkan Israel untuk tidak berbuat ulah di Yerusalem setelah kedua pihak menerapkan gencatan senjata, Jumat (21/5/2021).

Anggota Biro Politik Hamas Ezzat El Reshiq mengatakan, Israel harus menghentikan pelanggaran di Yerusalem serta menanggung kerusakan yang ditimbulkan akibat pengeboman di Gaza.

"Memang benar pertempuran berakhir hari ini tapi Netanyahu dan seluruh dunia harus tahu bahwa jari kami masih berada di pelatuk dan kami akan terus meningkatkan kemampuan perlawanan ini," kata El Reshiq, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, tuntutan lain kepada Israel adalah tidak menyentuh Masjid Al Aqsa serta menghentikan rencana penggusuran rumah warga Palestina di Yerusalem Timur yang disebutnya sebagai garis merah.

"Apa yang terjadi setelah pertempuran 'Pedang Yerusalem' tidak seperti yang terjadi sebelumnya karena rakyat Palestina mendukung gerakan perlawanan dan sadar gerakan perlawanan ini yang akan membebaskan tanah dan melindungi tempat-tempat suci mereka," kata El Reshiq.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
59 menit lalu

Gubernur California Kritik Keras Netanyahu, Sebut Israel Negara Apartheid

Internasional
6 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Internasional
14 jam lalu

Beredar Kabar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka akibat Serangan Israel

Internasional
22 jam lalu

Iran Protes: Jadi Korban Serangan AS-Israel, tapi Diposisikan Agresor oleh Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal