Hamas: Tak Ada Kesepakatan Apa pun selama Israel Enggan Tarik Penuh Pasukan dari Gaza

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Israel berjalan di tengah kota yang sudah hancur di Jalur Gaza dalam perang dengan pejuang Hamas, Januari lalu. (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id - Hamas menyatakan tidak dapat menyetujui kesepakatan apa pun kecuali Israel membuat komitmen yang jelas terhadap gencatan senjata permanen dan penarikan penuh pasukan zionis dari Jalur Gaza. Sikap itu disampaikan oleh seorang pejabat senior Hamas, Osama Hamdan, pada Selasa (4/6/2024).

Sebelumnya, Qatar juga mendesak Israel untuk memberikan posisi yang jelas dan mendapat dukungan dari seluruh pemerintahnya untuk mencapai kesepakatan terkait krisis Gaza. Qatar bersama Amerika Serikat dan Mesir adalah mediator yang menengahi perundingan antara Hamas dan Israel.

"Kami tidak dapat menyetujui perjanjian yang tidak mengamankan, menjamin, dan memastikan gencatan senjata permanen, penarikan penuh dari Jalur Gaza dan menyelesaikan kesepakatan pertukaran (tahanan Palestina dengan tawanan Israel) yang sangat serius," kata Hamdan dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, seperti dikutip kembali Reuters, Rabu (5/6/2024).

Senin lalu, PM Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pihaknya siap menerima gencatan senjata sementara di Jalur Gaza selama 42 hari. Sebagai imbalannya, Hamas harus membebaskan para tawanan Israel yang ditahan di wilayah kantong Palestina itu. Setelah itu, Israel akan kembali menggempur Gaza untuk melenyapkan Hamas.

Pernyataan Netanyahu itu sebagai jawaban atas proposal gencatan senjata tiga tahap yang diumumkan Presiden AS Joe Biden pada Jumat (31/5/2024) lalu. Menurut proposal tersebut, pada fase pertama gencatan senjata selama enam minggu (42 hari), pasukan Israel akan menarik diri dari semua "wilayah berpenduduk" di Gaza. Sementara pada saat yang sama, sejumlah tawanan Israel (termasuk lansia dan perempuan) akan dibebaskan pada Agustus dan ditukar dengan ratusan tahanan Palestina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Buletin
12 jam lalu

Mencekam! Iran dan Lebanon Gempur Tel Aviv, Warga Israel Terkepung Ledakan

Internasional
16 jam lalu

83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?

Internasional
1 hari lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal