Hamas Tak Menyerah, Israel Dipaksa Hadapi Pertempuran Sengit di Penjuru Gaza

Anton Suhartono
Israel kembali mengintensifkan serangan di Gaza Utara disambut dengan perlawanan sengit dari Hamas (Foto: Reuters)

Stasiun televisi yang dikelola Hamas Al Aqsa melaporkan di Telegram, roket-roket tersebut diluncurkan dari Jabalia justru di saat bersamaan dengan serbuan tentara Israel ke kamp tersebut.

Pertempuran sengit juga terjadi di Rafah seiring dengan terus bergeraknya pasukan Zionis ke wilayah permukiman yang dihuni pengungsi.

Sayap militer Hamas dan Jihad Islam menyatakan, para pejuang mereka menyerang posisi pasukan Israel di Rafah menggunakan roket anti-tank dan mortir.

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 35.000 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan.

Israel mengungkap, 620 tentaranya tewas selama periode itu dan setengahnya meregang nyawa dalam pertempuran darat di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal