Hampir 15 Persen Penduduk Prancis Hidup dalam Kemiskinan, Indonesia Lebih Beruntung?

Ahmad Islamy Jamil
Menara Eiffel di Paris, simbol kebanggaan Prancis (ilustrasi). (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id – Jumlah orang Prancis dengan pendapatan di bawah standar minimum di negara itu mencapai 14,5 persen pada 2021. Hal itu terungkap lewat sebuah studi yang dilakukan Institut Statistik dan Studi Ekonomi Nasional Prancis (Insee). 

Hasil riset tersebut dipublikasikan pada Selasa (14/11/2023). Menurut studi tersebut, ada sekitar 8,5 juta orang Prancis yang menerima pendapatan kurang dari 1.158 euro (Rp19,5 juta) per bulan pada 2020. 

Namun, pada tahun berikutnya, jumlah warga yang masuk dalam kategori tersebut meningkat sebanyak 552.000 orang. Akibatnya, total penduduk Prancis yang hidup dalam kemiskinan setelah pandemi Covid-19 pun naik menjadi 9,1 juta orang.

Insee menyebutkan, hilangnya pendapatan dan naiknya angka pengangguran menjadi penyebab utama meningkatnya kemiskinan di Prancis.

Sementara laporan surat kabar Le Monde, yang mengutip anggota Parlemen Prancis Arthur Delaporte, mengatakan bahwa jumlah penduduk miskin di negeri Napoleon itu berisiko meningkat lebih lanjut pada 2022 dan 2023 karena inflasi. Untuk diketahui, inflasi ekonomi di Prancis mencapai puncaknya sebesar 6 persen pada awal tahun ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Data Desil Dimutakhirkan, 4,3 Juta Keluarga Baru Kini Dapat Bansos 

16 jam lalu

BPS Ungkap Nasib Penerima Bansos usai Rumahnya Diperbaiki Pemerintah

1 hari lalu

BPS Ungkap 39 Variabel Penentu Desil DTSEN, Bobot Penilaian Tak Dipublikasi

21 jam lalu

BPS Ungkap Cara Tentukan Kelompok Desil Masyarakat, Bukan dari 1 Indikator

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal