Hampir 500.000 Tentara Rusia-Ukraina Tewas selama Perang, Mana Paling Banyak?

Anton Suhartono
Invasi Rusia ke Ukraina sejak 2022 berdampak pada hampir 2 juta personel militer kedua pihak (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Invasi Rusia ke Ukraina sejak 2022 berdampak pada hampir 2 juta personel militer dari kedua pihak, demikian data lembaga think tank Amerika Serikat (AS), Center for Strategic and International Studies (CSIS), yang dirilis Selasa (27/1/2026).

Angka korban yang dihitung sejak pecahnya perang pada Februari 2022 hingga Desember 2025 tersebut termasuk tentara yang tewas, hilang, luka, maupun luka.

CSIS menyebut, Rusia paling banyak kehilangan personel militer yakni 325.000 orang tewas dari perkiraan total 1,2 juta korban sejak menginvasi Ukraina hampir 4 tahun lalu.

“Tidak ada kekuatan besar yang menderita jumlah korban atau kematian sebanyak ini dalam perang apa pun sejak Perang Dunia II,” bunyi pernyataan CSIS, seraya menambahkan kemajuan yang diperoleh Rusia di medan perang sangat lambat.

Kerugian yang diderita Ukraina tak kalah besar, yakni korban mencapai 500.000 hingga 600.000 personel. Sebanyak 100.000 hingga 140.000 di antarnya tewas. 

“Jumlah korban gabungan Rusia dan Ukraina mungkin mencapai 1,8 juta dan bisa mencapai total 2 juta korban pada musim semi 2026,” kata CSIS.

Sebagai perbandingan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Februari 2025 mengatakan, militernya kehilangan hampir 46.000 tentara dan puluhan ribu lainnya hilang atau telah ditawan sejak perang 2022. Angka itu menurut perhitungan pengamat terlalu rendah. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
17 jam lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
19 jam lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
20 jam lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal