Hanya Dipenjara 9 Bulan, Tentara Israel Pembunuh Warga Palestina Bebas

Anton Suhartono
Elor Azaria (Foto: AFP)

"Saya di sini untuk berterima kasih kepada semua warga Israel atas dukungan mereka, atas pelukan mereka," kata adik Azaria, Etti, dikutip dari AFP.

Pejabat pemerintah turut mendukung pembebasan Azaria. Menteri Pendidikan yang juga kepala partai sayap kanan, Rumah Yahudi, Naftali Bennet, mengucapkan selamat melalui Twitter. "Senang bisa mengetahui Anda bisa pulang," begitu cuitan Bennet.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang memberikan pengampunan mengaku senang permasalahan menyangkut Azaria sudah selesai.

Pembebasan Azaria memicu kemarahan warga Palestina. Namun ibu almarhum Sharif, Rajaa, menilai, pengurangan masa tahanan tentara Israel yang membunuh warga Palestina merupakan hal biasa.

"Tidak ada yang bisa kami lakukan. Bagi mereka (Israel) ini hal biasa," kata Rajaa, di kediamannya di Hebron.

Azaria membunuh Sharif dengan menembak kepalanya saat korban sudah tak berdaya tergeletak di tanah.
Aksi Azaria membunuh Sharif terekam kamera kelompok HAM dan menjadi viral di dunia maya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 hari lalu

Panglima IDF Waswas Banyak Tentara Israel Sakit Jiwa gegara Perang di Gaza

Internasional
26 hari lalu

61 Tentara Israel Tewas Bunuh Diri sejak Perang di Gaza

Internasional
26 hari lalu

Lagi, Tentara Israel Bunuh Diri karena Stres dengan Perang Gaza

Internasional
30 hari lalu

85.000 Tentara Israel Jalani Perawatan Kejiwaan sejak Perang Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal