WASHINGTON, iNews.id - Satu rudal pertahanan Patriot milik Amerika Serikat (AS) disebut memiliki harga empat hingga lima kali lebih mahal dibandingkan satu rudal balistikIran. Perbedaan harga tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi Washington ketika harus menghadapi serangan rudal Teheran dalam jumlah besar.
Kondisi itu semakin terlihat ketika militer AS dilaporkan menembakkan lebih dari 80 rudal Patriot untuk menangkis satu gelombang serangan Iran yang menyasar pangkalan militer AS di Yordania pada Senin (31/8/2026) dini hari.
Majalah militer Military Watch, mengutip sumber pejabat AS, melaporkan jumlah rudal Patriot yang ditembakkan tersebut setara dengan lebih dari 10 persen total persediaan rudal sejenis milik AS di kawasan.
Dalam menghadapi serangan tersebut, militer AS disebut menggunakan sekitar empat rudal pencegat untuk menghancurkan satu rudal balistik Iran. Rudal-rudal Patriot itu dikirim dari Ansbach, Jerman.
Perbandingan tersebut membuat strategi pertahanan AS menghadapi tantangan dari sisi biaya maupun persediaan. Ketika satu rudal Iran memicu peluncuran beberapa rudal pencegat Patriot, biaya yang dikeluarkan AS dapat berlipat ganda dibandingkan biaya rudal yang digunakan Iran untuk menyerang.