Serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd di Dammam pada hari yang sama juga dilaporkan menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai delapan orang.
Sementara itu, perusahaan minyak raksasa Saudi Aramco memerintahkan karyawannya mengosongkan kantor pusat di Dhahran dan bekerja dari jarak jauh. Langkah tersebut diambil setelah serangkaian serangan oleh kelompok Houthi yang didukung Iran, menurut laporan Reuters.
Meningkatnya serangan terhadap fasilitas energi dan infrastruktur di kawasan tersebut memperbesar kekhawatiran pasar terhadap risiko gangguan pasokan minyak global. Kondisi ini turut menopang kenaikan harga minyak di tengah ketidakpastian mengenai langkah AS selanjutnya terhadap Iran.