Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

Aditya Pratama
Harga minyak dunia turun setelah Donald Trump memberi keringanan sebagian sanksi Rusia, sementara serangan di Timur Tengah masih mengancam pasokan. (Foto: Ilustrasi/AI)

Laporan yang sama menyebut pengiriman minyak terkonfirmasi melalui Selat Hormuz rata-rata mencapai 10,17 juta barel per hari selama pekan yang berakhir pada Sabtu. Angka tersebut sekitar 41 persen lebih rendah dibandingkan tingkat sebelum perang.

Harga minyak sebelumnya melonjak pada akhir September setelah Trump menolak proposal Iran yang menawarkan pembukaan Selat Hormuz selama tujuh hari. Saat itu, harga Brent sempat naik lebih dari 4 persen menjadi 108,68 dolar AS per barel.

Perkembangan tersebut menunjukkan pasar minyak masih dipengaruhi dua faktor utama, yakni peluang bertambahnya pasokan dari Rusia dan risiko gangguan distribusi energi akibat konflik geopolitik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat

5 hari lalu

Arab Saudi Tak Gentar Kilang Minyak Diserang Houthi: Seperti Burung Phoenix, Bangkit dari Abu!

5 hari lalu

Daftar 10 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia, Siapa Nomor 1?

5 hari lalu

Nah! Trump Umumkan Eksplorasi Minyak, Gas dan Mineral Besar-besaran di Greenland

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal