Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

Aditya Pratama
Harga minyak dunia turun setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata energi Rusia-Ukraina. (Foto: AP)

Harga minyak diperkirakan tetap berfluktuasi dalam waktu dekat selama konflik AS-Iran berlanjut. Selain itu, dampak Badai Isaias terhadap produsen energi AS juga berpotensi mengganggu pasokan.

UOB menyatakan tekanan kenaikan harga minyak dapat berlanjut setelah Badai Isaias menguat menjadi badai Kategori 3 dengan kecepatan angin mencapai 120 mil per jam saat mendekati pesisir Teluk AS. Kondisi tersebut memaksa sejumlah produsen energi mengurangi produksi lepas pantai.

"Tekanan terhadap harga minyak dapat tetap mengarah pada kenaikan karena Badai Isaias menguat menjadi Kategori 3 dengan kecepatan angin 120 mil per jam saat mendekati pesisir Teluk AS, sehingga produsen energi harus mengurangi produksi lepas pantai," tulis UOB dalam catatannya pada Senin.

UOB juga menyoroti serangan rudal Houthi terhadap Bandara Riyadh di Arab Saudi pada Sabtu. Menurut catatan tersebut, serangan itu menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang, sehingga meningkatkan premi risiko di pasar minyak akibat ketegangan Timur Tengah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 jam lalu

Cerita Bahlil Lobi Beli Minyak ke Negara Afrika: Untung Kulitnya Sama dengan Saya

3 jam lalu

Kilang Minyak Diserang Iran-Houthi, Arab Saudi Tetap Pasok Energi Tanpa Putus

6 hari lalu

Distribusi Mulai Pulih, Harga Minyak Dunia Turun ke 89 Dolar AS per Barel

7 hari lalu

Pasokan Minyak Mentah Terganggu, Pemerintah Cari Negara Lain untuk Beli Langsung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal