Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?

Anton Suhartono
Bendera nasional Arab Saudi tetap diangkat oleh para relawan, tidak diletakkan di atas rumput lapangan (Foto: Royalnews)

WASHINGTON, iNews.id - Ada yang berbeda saat akan dimulainya pertandingan sepak bola Piala Dunia antara tim nasional Arab Saudi melawan Uruguay di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026). Bendera nasional Arab Saudi tetap diangkat oleh para relawan, tidak diletakkan di atas rumput lapangan selama upacara protokol pra-pertandingan, termasuk menyanyikan lagu kebangsaam kedua negara. 

Ini perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan negara peserta Piala Dunia 2026 lainnya, di mana bendera biasanya diletakkan di atas rumput.

Lantas, apa alasannya? 

Federasi sepak bola Arab Saudi sebelumnya meminta kepada FIFA agar benderanya tidak diletakkan di rumput dan disetujui. Keputusan protokol tersebut terkait dengan pertimbangan budaya dan agama Islam. Bendera Arab Saudi memuat kalimat syahada, deklarasi keimanan seorang Muslim.

Oleh karena itu, bendera tersebut harus diperlakukan dengan sangat hati-hati dan dilindungi dari praktik-praktik yang dianggap dapat mengurangi makna simbolis dan religiusnya.

Otoritas Saudi sebelumnya juga menerapkan pedoman di seluruh acara olahraga serta kegiatan resmi internasional yang memastikan simbol negara tidak ditempatkan pada produk atau material yang mungkin diinjak, rusak, atau diperlakukan dengan cara yang dianggap tidak hormat.

Momen tersebut memicu berbagai reaksi luas di berbagai platform media sosial. Banyak netizen dari negara-negara Arab dan Islam memuji fleksibilitas penyelenggara serta menyebut langkah tersebut sebagai contoh keseimbangan antara peraturan turnamen dan penghormatan terhadap identitas budaya.

Pertandingan Arab Saudi melawan Uruguay berakhir imbang 1-1. Meski imbang, hasil tersebut terbilang positif bagi Saudi karena lawan yang dihadapinya adalah tim kuat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

2 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

3 hari lalu

Eks Menag Yaqut Tegur Saksi Beri Keterangan Berdasarkan Asumsi: Ini soal Nasib Saya Loh

3 hari lalu

Staf Kemenag Ungkap Proses Penyusunan Keputusan Menteri soal Kuota Haji Tambahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal