Heboh Bom Klaster AS untuk Ukraina, Negara Mana Saja yang Masih Simpan?

Ajeng Wirachmi
Amerika Serikat akan mengirim bom klaster ke Ukraina bagian dari paket bantuan senjata terbaru senilai 800 juta dolar AS (Foto: Reuters)

Data di laman resmi CCM mengungkap, ada 111 negara yang sudah meneken dan meratifikasi konvensi ini, di antaranya adalah; Afghanistan, Albania, Andorra, Antigua dan Barbuda, Australia, Austria, Belgia, Belize, Benin, Bolivia, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Bulgaria, Burkina Faso, Burundi, Kamerun, Kanada, Chad, Cile, Kolombia, Senegal, Sierra Leone, Slovakia, Slovenia, Somalia, Afrika Selatan, Spanyol, Swiss, Tunisia, Britania Raya, Zambia.

Ada pula negara yang sudah menandatanganinya tapi belum meratifikasi yakni Angola, Republik Afrika Tengah, Siprus, Republik Demokratik Kongo, Djibouti, Haiti, Indonesia, Jamaika, Kenya, Liberia, Tanzania dan Uganda.

Namun, ada juga negara yang belum menandatangani CCM yaitu Amerika Serikat, Rusia, Ukraina, China, India, Pakistan, Israel, dan Brasil. Negara-negara ini adalah pemilik terbesar bom klaster.

Menanggapi rencana tersebut, Rusia tak ingin ambil pusing. Kremlin menyatakan amunisi tandan yang didatangkan tidak akan memengaruhi apa pun. Langkah itu justru dipandang Rusia sebagai tindakan putus asa dan menunjukkan kelemahan Ukraina. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Setelah Trump, Giliran Putin ke China Bertemu Xi Jinping

Internasional
4 jam lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Internasional
22 jam lalu

Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang

Internasional
2 hari lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
1 hari lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal