Heboh Pesan Singkat Singapura Autopsi Jenazah Pasien Covid, Begini Faktanya

Anton Suhartono
Singapura pastikan tak pernah mengautopsi jenazah pasien Covid-19 sebagaimana disebutkan dalam pesan singkat yang beredar di WhatsApp (Foto: Reuters)

Disebutkan pula, para ilmuwan Singapura menilai pasien Covid-19 sebenarnya tak memerlukan ventilator dan perawatan di ICU. Para pasien bisa sembuh dengan menggunakan parasetamol atau aspirin.

Dalam keterangannya MoH menegaskan bahwa isi pesan itu tidak benar. Kementerian menjelaskan, informasi mengenai efek dan penyebab Covid-19 yang disebutkan dalam pesan tersebut tidak didukung oleh bukti yang ada saat ini.

Bahkan MoH memastikan saat ini di Singapura belum ada jenazah korban Covid-19 yang diautopsi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi tidak berdasar yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat,” bunyi pernyataan.

Masyarakat disarankan melihat situs web MoH untuk mendapatkan informasi yang benar soal Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Tembus Rp4.214 Triliun, Eduardo Saverin Tempati Posisi Puncak

4 hari lalu

Lawan Hoaks dan Disinformasi, Pemerintah Perkuat Koordinasi 8.000 Humas Kementerian/Lembaga

4 hari lalu

Menko Polkam: Kuasai Ruang Digital, Cegah Disinformasi, Fitnah dan Kebencian

10 hari lalu

Heboh Nasaruddin Umar Dikabarkan Mundur dari Menag, Kemenag: Hoaks!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal