Heboh! Presiden Kamerun Melancong ke Eropa, Belum Pulang 2 Bulan

Anton Suhartono
Paul Biya melancong ke Eropa sejak 2 bulan lalu dan belum kembali sampai sekarang (Foto: AP)

Bahkan para politisi oposisi menyebut pemerintahan Kamerun dijalankan dengan autopilot.

Pemimpin oposisi Kamerun Issa Tchiroma Bakary mengatakan, ada persepsi luas di Kamerun bahwa kondisi Biya sedang tidak baik-baik saja. Ketidakhadirannya membuat marah pihak oposisi.

Bakary merupakan lawan Biya dalam pemilihan presiden pada Oktober 2025, namun kalah.

“Kehadiran Biya yang sangat lama di Swiss hanya memperburuk kurangnya legitimasi dan upaya putus asa untuk mempertahankan kekuasaan dengan kekerasan,” kata Bakary, dalam pesan teks dari pengasingannya di Gambia, seperti dikutip dari Associated Press, Senin (10/8/2026). 

Dalam pilpres 2025 Bakary meraup lebih dari 35 persen suara, menuduh Biya melakukan kecurangan.

Terpilihnya kembali Biya pada 2025 memicu demonstrasi luas menyebabkan setidaknya empat orang tewas.

Biya berkuasa setelah pengunduran diri presiden pertama Kamerun, Ahmadou Ahidjo, yang menjabat pada 1960 hingga 1982.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kanselir Jerman Sindir Era Trump, Hubungan dengan AS Tak seperti Masa Kennedy dan Reagan

6 hari lalu

Febrie Adriansyah soal jadi Tersangka TPPU: Presiden Dapat Masukan yang Salah atas Perkara Ini

6 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

16 hari lalu

Islandia Panggil Dubes AS Buntut Posting-an Trump Negaranya Ditandai Bendera Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal