Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien anak. (Foto: Ilustrasi AI)

NEW DELHI, iNews.id – Pemerintah India mengerahkan tim respons nasional menyusul meningkatnya kasus virus Chandipura yang telah menyebabkan sedikitnya 22 anak meninggal dunia. Wabah ini dilaporkan terjadi di negara bagian Gujarat dan Rajasthan, sehingga memicu kewaspadaan otoritas kesehatan setempat.

Kementerian Kesehatan India menyatakan tim nasional akan membantu pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan wabah, mulai dari investigasi epidemiologi, pengawasan kasus, hingga pengendalian penyebaran virus.

Virus Chandipura merupakan virus langka yang dapat menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak. Penyakit ini terutama menyerang anak-anak dan dikenal dapat berkembang dengan cepat hingga memicu komplikasi berat.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus Chandipura ditularkan melalui gigitan serangga, terutama sandfly (lalat pasir), serta dapat melibatkan nyamuk dan kutu sebagai vektor penularan. Risiko infeksi biasanya meningkat selama musim hujan ketika populasi serangga berkembang pesat.

Menteri Kesehatan Gujarat, Praful Pansheriya, mengungkapkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap 184 pasien yang diduga terinfeksi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
23 hari lalu

Data Wabah ASF di Sulbar, 92 Ekor Babi Mati dan Puluhan Lainnya Terjangkit Virus

2 bulan lalu

Waspada! Campak Sangat Mudah Menular, 1 Pasien Bisa Tularkan Virus ke 18 Orang

2 bulan lalu

Kondisi Terkini Pasien Hantavirus di Jakarta, Membaik dan Tidak Menyebarkan Virus

2 hari lalu

Jangan Remehkan Masakan Rumahan, Ahli Sebut Diet Modern Belum Tentu Lebih Sehat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal