"Kami melakukan tes darah terhadap 184 pasien dan sebanyak 35 di antaranya dinyatakan positif virus Chandipura," ujar Pansheriya, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (5/8/2026).
Di Gujarat sendiri, puluhan anak dilaporkan meninggal akibat infeksi virus tersebut. Sementara itu, negara bagian Rajasthan juga melaporkan dua kematian akibat Chandipura pada bulan sebelumnya.
Virus Chandipura pertama kali diidentifikasi di India pada 1965 dan termasuk dalam kelompok Rhabdoviridae. Meski tergolong langka, virus ini memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi, terutama pada anak-anak.