Heboh, Wakil Menteri di Inggris Mengaku Dipecat karena Statusnya sebagai Muslimah

Anton Suhartono
Nusrat Ghani (Foto: Reuters)

"Ini mengejutkan untuk dibaca," katanya, di Twitter.

Partai Konservatif sebelumnya juga menghadapi tuduhan Islamofobia. Sebuah laporan pada Mei 2021 mengkritik cara mereka menangani keluhan diskriminasi terhadap Muslim.

Laporan itu juga membuat Johnson mengeluarkan permintaan maaf, bahkan turut menyinggung komentarnya di masa lalu tentang Islam, termasuk pernyataan bahwa Muslimah yang mengenakan burqa seperti seperti kotak surat berjalan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Italia Larang Penggunaan Cadar bagi Muslimah di Sekolah, Batasi Pelajar Asing

13 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

15 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

16 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal