Helikopter dan Jet Tempur AS Jatuh di Laut China Selatan, Ini Komentar Beijing

Anton Suhartono
China justru menyalahkan AS di balik jatuhnya jet tempur F/A-18F Super Hornet dan helikopter Sea Hawk AL AS di Laut China Selatan (Foto: AP)

BEIJING, iNews.id - China mengomentari jatuhnya jet tempur F/A-18F Super Hornet dan helikopter Sea Hawk Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) di Laut China Selatan pada Minggu (26/10/2025). Kedua armada tempur AS itu jatuh di lokasi berbeda hanya dalam jeda beberapa jam.

Armada Pasifik AL AS menyatakan, jet tempur dan helikopter tersebut jatuh saat melakukan misi rutin di kapal induk USS Nimitz dan tidak ada korban jiwa.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Guo Jiakun, mengatakan latihan militer memicu masalah keamanan maritim yang dibuktikan dengan kecelakaan pesawat dan helikopter tersebut.

"AS sedang memamerkan kekuatannya dengan sering mengirim pesawat militer ke Laut China Selatan, dan ini menjadi akar penyebab sabotase perdamaian dan stabilitas kawasan serta memicu masalah keamanan maritim," ujar Guo, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (28/10/2025).

Namun, kata dia, China siap membantu AS jika mengalami masalah dalam menjalankan misinya, kalau ada permintaan.

"Jika Amerika Serikat memiliki permintaan, maka China akan memberikan bantuan yang diperlukan atas dasar kemanusiaan," kata Guo.

Dia juga mengomentari pernyataan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr soal seringnya insiden tersebut. Marcos menyayangkan berbagai insiden di Laut Filipina Barat yang beririsan dengan Laut China Selata akibat ulah China yang bisa membahayakan nyawa personel militer serta kapal-kapal dan pesawat negaranya yang melintas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Internasional
6 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
22 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
10 jam lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal