Hizbullah Disebut Simpan Amonium Nitrat di Negara Eropa untuk Serangan Teror

Anton Suhartono
Nathan Sales (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menuding kelompok HizbullahLebanon menyimpan bahan kimia di beberapa negara Eropa untuk dijadikan bahan peledak.

Koordinator kontra-terorisme Departemen Luar Negeri AS Nathan Sales, dalam pertemuan virtual yang diselenggarakan Komite Yahudi Amerika, Kamis (17/9/2020), memperingatkan negara-negara Eropa tentang ancaman ini serta mengajak mereka melarang organisasi tersebut.

Sales menyebut, Hizbullah memindahkan amonium nitrat dari Belgia ke Prancis, Yunani, Italia, Spanyol, dan Swiss, dalam beberapa tahun terakhir dan diduga masih menyimpan bahan tersebut di seluruh Eropa. Namun pernyataannya itu tak disertai bukti.

Amonium nitrat merupakan senyawa kimia yang biasa digunakan sebagai pupuk, namun bisa juga dijadikan bahan peledak. Bahan ini yang menjadi penyebab ledakan dahsyat yang mengguncang Beirut, Lebanon, pada awal Agustus lalu.

Menurut Sales, Hizbullah, kelompok yang didukung Iran sejak 2012, mengangkut amonium nitrat ke seluruh Eropa dalam kotak P3K menggunakan kendaraan berpendingin. Dia yakin bahan tersebut masih tersimpan di seluruh Eropa, seperti Yunani, Italia, dan Spanyol.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

1 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

2 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

2 hari lalu

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal