Dua pesawat tersebut sama-sama berjenis Viper S-211 Marchetti, bekas jet tempur yang dikemudikan oleh pilot sipil. News.com.au melaporkan, kedua pesawat itu diketahui sedang melakukan penerbangan formasi di atas Teluk Mornington ketika bertabrakan.
Salah satu pesawat kehilangan kendali, menabrak air, sedangkan yang lainnya berhasil kembali ke Bandara Essendon.
Untuk meningkatkan kewaspadaan, pilot jet yang masih mengudara pascakecelakaan itu, sempat mengirimkan pesan darurat lewat radio. “Viper 1… mayday, mayday, mayday,” bunyi pesan tersebut.
Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) mengumumkan akan meluncurkan penyelidikan atas kecelakaan itu.
“ATSB meminta siapa pun yang mungkin telah menyaksikan dan memiliki rekaman kecelakaan tersebut, atau yang memiliki rekaman pesawat dalam fase penerbangan apa pun, untuk menghubungi kami melalui formulir saksi di situs web kami sesegera mungkin,” ujar kata Komisaris Utama ATSB, Angus Mitchell.