Houthi Tak Takut Dimasukkan dalam Daftar Organisasi Teroris Global Lagi, Serang Kapal AS

Anton Suhartono
Kelompok Houthi Yaman tak gentar dimasukkan dalam daftar organisasi teroris global SDGT oleh AS (Foto: Reuters)

AS berjanji bahwa bantuan kemanusiaan tetap menjangkau kelompok-kelompok masyarakat tertentu sebelum status organisasi teroris terhadap Houthi berlaku dalam 30 hari.

Presiden Joe Biden pekan lalu menyebut Houthi sebagai kelompok teroris. Jet-jet tempur, kapal perang permukaan, dan kapal selam AS dan Inggris melancarkan puluhan serangan udara yang menargetkan kelompok Houthi di Yaman. Serangan terakhir berlangsung pada Selasa malam, mengincar empat rudal balistik anti-kapal milik Houthi.

Sementara itu Juru Bicara Houthi Mohammed Abdulsalam menegaskan tak gentar dengan status organisasi teroris global yang ditetapkan oleh AS. Penetapan itu tidak akan memengaruhi operasi di Laut Merah, menargetkan kapal-kapal dagang Israel atau yang terkait dengan negara Yahudi itu. 

Benar saja, setelah pengumuman itu kelompok Houthi menyerang kapal curah AS, Genco Picardy, dengan rudal.

Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea mengatakan, pasukannya tak akan ragu untuk menargetkan semua sumber ancaman terhadap Yaman.

“Pasukan angkatan laut tidak akan ragu untuk menargetkan seluruh sumber ancaman di Laut Merah dan Laut Arab sebagai hak yang sah untuk membela Yaman serta untuk terus mendukung rakyat Palestina yang tertindas,” kata Sarea.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
14 jam lalu

Duh, Puluhan Foto Telanjang Remaja Perempuan Korban Epstein Dirilis Departemen Kehakiman AS

Nasional
15 jam lalu

Prabowo: Saya Kaget Menteri Kesehatan AS Mau Bertemu, Tanya-Tanya soal MBG

Internasional
17 jam lalu

Berubah, Trump Berharap Capai Kesepakatan Nuklir dengan Iran

Internasional
17 jam lalu

AS Sebar Sistem Pertahanan Udara THAAD dan Patriot di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal