Houthi Tak Takut Dimasukkan dalam Daftar Organisasi Teroris Global Lagi, Serang Kapal AS

Anton Suhartono
Kelompok Houthi Yaman tak gentar dimasukkan dalam daftar organisasi teroris global SDGT oleh AS (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS), Rabu (17/1/2024), kembali memasukkan kelompok Houthi Yaman dalam daftar organisasi teroris global yang ditunjuk khusus (SDGT). Houthi menyerang kapal-kapal Israel serta yang terkait dengan negara Yahudi itu sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang sedang ditindas.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, status tersebut bertujuan memotong aliran dana dan senjata terhadap kelompok itu. Dengan begitu, kemampuan Houthi untuk menyerang atau membajak kapal-kapal dagang di jalur pelayaran penting Laut Merah berkurang.

“Penetapan ini merupakan alat penting untuk menghalangi pendanaan teroris ke Houthi, semakin membatasi akses mereka ke pasar keuangan, dan meminta pertanggungjawaban atas tindakan mereka,” kata Sullivan, dikutip dari Reuters, Kamis (18/1/2024).

“Jika Houthi menghentikan serangan di Laut Merah dan Teluk Aden, Amerika Serikat segera mengevaluasi kembali penetapan tersebut,” kata Sullivan, melanjutkan.

Pada kesempatan itu AS juga mengumumkan mekanisme bertujuan untuk menghindari dampak serangannya ke posisi Houthi di Yaman terhadap rakyat sipil. Penduduk Yaman yang menderita selama 10 tahun terakhir akibat perang saudara sangat bergantung pada impor makanan dan bantuan kemanusiaan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Diancam Khamenei, Trump: Semoga Kita Bisa Capai Kesepakatan!

Internasional
16 jam lalu

Duh, Puluhan Foto Telanjang Remaja Perempuan Korban Epstein Dirilis Departemen Kehakiman AS

Nasional
17 jam lalu

Prabowo: Saya Kaget Menteri Kesehatan AS Mau Bertemu, Tanya-Tanya soal MBG

Internasional
19 jam lalu

Berubah, Trump Berharap Capai Kesepakatan Nuklir dengan Iran

Internasional
19 jam lalu

AS Sebar Sistem Pertahanan Udara THAAD dan Patriot di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal