Hubungan Australia-Israel Makin Retak: Usir Dubes Iran, Bantah Tekanan Netanyahu

Anton Suhartono
Hubungan Australia dan Israel kembali memanas setelah Canberra memutuskan mengusir Dubes Iran Ahmad Sadeghi, Selasa (26/8) (Foto: Reuters)

Namun Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke langsung membantah klaim tersebut. Dia menegaskan Israel menyebarkan narasi palsu demi kepentingannya.

“Omong kosong. Tidak ada semenit pun di antara kami yang menerima penilaian tersebut, dan kami mulai memikirkan apa yang akan kami lakukan sebagai pembalasan,” kata Burke, kepada Radio ABC, Rabu (27/8/2025).

Ketegangan ini menambah panjang deretan gesekan diplomatik Australia-Israel. Sebelumnya, Netanyahu menyerang Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dengan menyebutnya sebagai politisi lemah dan pengkhianat Israel, setelah Canberra menegaskan rencana mengakui negara Palestina pada Sidang Umum PBB mendatang.

Meski diwarnai tekanan, Australia tetap berkomitmen bersama sejumlah negara Barat lain, termasuk Prancis, Inggris, Kanada, dan Portugal, untuk mengumumkan pengakuan resmi atas Palestina di forum internasional tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

3 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

3 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

3 hari lalu

Ini 5 Jenderal Komandan Senior Garda Revolusi Iran yang Diincar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal