Hubungan China dan Australia Makin Panas karena Unggahan Gambar di Twitter

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison (kiri), dan Jubir Kemlu China, Zhao Lijian (kanan). (Foto: AFP)

Australia mengklaim bakal memecat 13 tentara pasukan khusus mereka sehubungan dengan laporan independen tentang dugaan pembantaian puluhan warga sipil di Afghanistan.

Dalam unggahannya di Twitter, Zhao Lijian menulis kecamannya atas tindakan biadab tentara Australia di Afghanistan. “Terkejut dengan pembunuhan warga sipil & tahanan Afghanistan oleh tentara Australia. Kami mengutuk keras tindakan seperti itu, & menyerukan agar mereka bertanggung jawab,” cuit politikus Beijing itu.

Morrison mengatakan, Australia telah berupaya menggelar proses yang “transparan dan jujur” untuk menyelidiki tuduhan terhadap para tentara yang terlibat dalam pembantaian di Afghanistan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Geram! Purbaya bakal Gerebek Perusahaan Baja China yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Internasional
7 hari lalu

Viral, Influencer Cantik Ini Kena Tipu hingga Jadi Gelandangan di Kamboja

Internasional
8 hari lalu

Kecam Serangan AS ke Venezuela, China: Tak Satu Negara pun Boleh Jadi Polisi Dunia!

Destinasi
10 hari lalu

Alasan Penduduk China Tak Mau Melahirkan, Biaya Hidup Anak Tembus Rp 1,2 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal