Hubungan dengan AS Tegang, Arab Saudi Makin Merapat ke Rusia?

Ahmad Islamy Jamil
Bendera nasional Kerajaan Arab Saudi (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Kozlov menambahkan, hubungan politik antara Rusia dan Arab Saudi memiliki kecenderungan yang stabil untuk perkembangan progresif dalam beberapa tahun terakhir. Dia beranggapan, dasar untuk hubungan ini adalah kesamaan pandangan kedua negara atas sebagian besar masalah internasional dan kawasan. 

Hubungan AS dan Arab Saudi menjadi tegang sejak OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi minyak sebesar 2 juta barel per hari mulai November 2022. Sebab, AS justru menginginkan agar organisasi negara-negara pengekspor minyak itu menaikkan volume produksi mereka agar kenaikan harga minyak di pasaran bisa ditekan.

Keputusan OPEC+ kala itu menuai reaksi keras dari Amerika Serikat. Presiden Joe Biden bahkan mengancam bakal ada konsekuensi pada hubungan AS dan Arab Saudi pascakeputusan pemangkasan produksi minyak oleh organisasi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Jenderal Iran Awasi Negara-Negara Teluk yang Bantu AS: Tak Ada yang Luput!

9 jam lalu

Profil Aisha Wahab, Politisi Muslimah Keturunan Afghanistan Rebut Kursi DPR AS

9 jam lalu

Trump Bakal Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini

9 jam lalu

Pesawat Bawa Personel Militer AS Jatuh di Alaska, 8 Orang Tewas

13 jam lalu

Politisi Muslimah Aisha Wahab Rebut Kursi DPR AS, Kalahkan Calon Didukung Lobi Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal