Hubungan dengan AS Tegang, Arab Saudi Makin Merapat ke Rusia?

Ahmad Islamy Jamil
Bendera nasional Kerajaan Arab Saudi (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Hubungan AS dan Arab Saudi menjadi tegang sejak OPEC+ sepakat untuk memangkas produksi minyak sebesar 2 juta barel per hari mulai November 2022. Sebab, AS justru menginginkan agar organisasi negara-negara pengekspor minyak itu menaikkan volume produksi mereka agar kenaikan harga minyak di pasaran bisa ditekan.

Keputusan OPEC+ kala itu menuai reaksi keras dari Amerika Serikat. Presiden Joe Biden bahkan mengancam bakal ada konsekuensi pada hubungan AS dan Arab Saudi pascakeputusan pemangkasan produksi minyak oleh organisasi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
4 jam lalu

Perkuat Kerja Sama Strategis, Presiden Prabowo Tiba di Moskow Temui Vladimir Putin

Nasional
7 jam lalu

Prabowo Tiba di Moskow, Siap Bertemu Empat Mata dengan Putin

Nasional
12 jam lalu

Temui Putin, Prabowo Bawa Misi Amankan Ketersediaan Minyak di Tengah Gejolak Global

Nasional
14 jam lalu

Prabowo Terbang ke Rusia Bertemu Putin, Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik

Internasional
17 jam lalu

Negosiasi Damai Buntu, Israel Bersiap Gempur Iran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal