Hubungan Rusia-China Disebut Paling Lengket Sepanjang Sejarah, Sinyal Kuat untuk AS Cs

Anton Suhartono
Hubungan Rusia dan China semakin mesra, bahkan berada pada level tertinggi sepanjang sejarah (Foto: AP)

"Semua ini akan dikonfirmasi 100 persen dalam kontak-kontak mendatang," ujarnya.

Rusia dan China, kata Ushakov, sedang mengembangkan kerja sama di semua bidang.

Kerja sama China dan Rusia semakin kuat sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022. China tak mengkritik atau mendukung serangan Rusia ke Ukraina.  Deklarasi ini bisa menjadi sinyal kuat bagi negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat, untuk tidak macam-macam.

Hubungan AS-Rusia di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump sebenarnya semakin membaik. Namun sikap AS terhadap bisa saja berubah drastis karena Trump merupakan sosok yang penuh kejutan. Sekalipun AS menjatuhkan sanksi tambahan, Rusia akan lebih siap karena kedekatan hubungan dengan China serta sekutu lainnya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

2 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

2 hari lalu

Rusia Bombardir Markas Besar Badan Intelijen Ukraina, Zelensky: Balas dengan Keras!

2 hari lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal