PANIQUI, iNews.id - Perempuan dan putranya yang tewas ditembak dari jarak dekat oleh polisi di Filipina dimakamkan, Minggu (27/12/2020).
Aksi koboi polisi bernama Jonel Nuezca tepat sepekan lalu itu menjadi viral dan memicu kecaman netizen. Video aksi brutal Jonel yang direkam dua bocah lalu viral di media sosial.
Ratusan orang menghadiri pemakaman Sonya Gregorio (52) dan putranya, Anthony (25), di Paniqui, Provinsi Tarlac.
Keluarga korban telah memaafkan Jonel namun tetap menuntut keadilan. Kerabat korban, Avelina San Jose, menegaskan proses hukum terhadap Jonel harus tetap berjalan
"Dia harus menghadapi konsekuensi hukum," katanya, dikutip dari Reuters.
Penembakan sadis di bagian kepala korban itu memicu tudingan dari para kritikus dan aktivis hak asasi manusia (HAM) bahwa perang terhadap kejahatan narkoba yang digulirkan Presiden Rodrigo Duterte menciptakan budaya impunitas polisi.