Ibu di Negara Ini Kerap Dipaksa Minum Pil Aborsi jika Mengandung Bayi Perempuan 

Umaya Khusniah
Mayoritas wanita di India dipaksa minum pil aborsi jika bayi yang dikandung bukan laki-laki. (Foto: Antara)

Kekerasan terhadap perempuan merupakan masalah besar dalam masyarakat India yang bisa sangat seksis dan patriarki. Karena perempuan biasanya meninggalkan rumah keluarga setelah mereka menikah. Maka biaya dan usaha membesarkan anak perempuan dapat dilihat sebagai kewajiban yang tidak diinginkan.

Keluarga membiarkan alam memutuskan jenis kelamin janin sebanyak dua kali. Namun untuk ketiga kalinya mereka akan memastikan itu adalah anak laki-laki.

Meskipun ilegal untuk menentukan jenis kelamin anak sebelum lahir di negara ini, itu adalah hukum yang sering diabaikan.

Beberapa dokter jalanan dan klinik swasta menawarkan prosedur aborsi kepada keluarga. Para ibu tidak punya banyak pilihan selain mematuhinya.

Pemerintah pun telah dituduh gagal bertindak. Beberapa peneliti memperkirakan akan ada 6,8 juta lebih kelahiran perempuan di seluruh India pada tahun 2030 karena budaya aborsi selektif.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Seleb
19 jam lalu

Kenapa Perempuan Lebih Bersemangat Setelah Haid? Begini Penjelasan Dokter

Nasional
1 hari lalu

Wamen Isyana Ajak Perempuan Bangun Generasi Emas dari Keluarga di Women's Inspiration Awards 2026

Nasional
2 hari lalu

Wamendag Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Ekonomi di Women's Inspiration Awards 2026

Internasional
2 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Internasional
3 hari lalu

Pria Ini Bawa Jenazah Adiknya yang Telah Dimakamkan ke Kantor Bank, Alasannya Bikin Miris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal