ICJ Perintahkan Israel Hentikan Serangan di Rafah, Begini Respons Netanyahu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menentang putusan Mahkamah Internasional yang memerintahkan Israel menghentikan serangan di Rafah, Gaza (Foto: Reuters)

Menteri Keamanan Dalam Negeri Itamar Ben Gvir juga menolak tegas putusan tersebut.

“Masa depan kita tidak bergantung pada apa yang dikatakan oleh orang-orang non-Yahudi, melainkan pada apa yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi,” katanya, di media sosial X, mengutip pernyataan perdana menteri pertama Israel, David Ben Gurion.

Kasus ini Afrika Selatan ke ICJ dengan dasar pembunuhan warga Palestina di Gaza menyebabkan mereka mengalami penderitaan mental dan fisik serius serta menciptakan kondisi kehidupan yang diperkirakan bisa mengakibatkan kehancuran fisik. Kondisi tersebut sama saja dengan pratik genosida yang dilakukan Israel.

Rafah, kota di dekat perbatasan dengan Mesir, menampung sekitar 1,5 juta pengungsi yang mencari perlindungan sejak perang berkecamuk pada Oktober 2023. Sekitar 800.000 warga diperkirakan telah meninggalkan kota itu sejak Israel menggelar operasi darat 2 pekan lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Nasional
23 jam lalu

Istana Siap Dialog dengan MUI, Bahas Keterlibatan RI di Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
1 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Nasional
2 hari lalu

Indonesia Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza: Langgar Gencatan Senjata!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal