Ikuti Jejak AS, Australia Hentikan Bantuan Langsung untuk Palestina

Nathania Riris Michico
Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop. (Foto: UN Photo)

CANBERRA, iNews.id - Australia memustukan berhenti memberi bantuan langsung kepada Otoritas Palestina (PA). Menteri Luar Negeri Julie Bishop mengatakan sumbangan itu dapat meningkatkan kemampuan PA untuk membayar warga Palestina yang dihukum karena kekerasan bermotif politik.

Dana yang dipotong, dijelaskan Bishop, adalah yang ditujukan untuk Multi-Donor Trust Fund Bank Dunia untuk Program Pemulihan dan Pembangunan Palestina. 

Australia mengirim bantuan sebesar 10 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp12 miliar ke wilayah Palestina lewat PBB.

Dana yang dikirim melalui Bank Dunia itu dikhawatiran digunakan untuk mendanai kekerasan di wilayah Palestina. Namun, Bishop yakin tidak ada dana Australia yang digunakan secara tidak tepat.

"Saya yakin dana Australia sebelumnya kepada PA melalui Bank Dunia digunakan sebagaimana mestinya. Namun, saya prihatin dalam menyediakan dana untuk aspek operasi PA ini, ada peluang bagi mereka menggunakan anggarannya sendiri untuk kegiatan yang tidak akan pernah didukung oleh Australia," demikian pernyataan Bishop, seperti dilaporkan Australia Plus ABC, Selasa (3/7/2018).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dewan HAM PBB Kutuk Rencana Israel Usir Paksa Seluruh Warga Gaza

5 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

7 hari lalu

Indra Bekti Tunda Rencana Pindah ke Australia, Ini Alasannya

7 hari lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal