Ikuti Jejak AS, Australia Hentikan Bantuan Langsung untuk Palestina

Nathania Riris Michico
Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop. (Foto: UN Photo)

Pada akhir Mei, Australia menyurati PA untuk meminta jaminan bahwa bantuan Australia tidak ditujukan bagi warga Palestina yang pernah dipidana.

"Setiap bantuan yang diberikan oleh Organisasi Pembebasan Palestina kepada mereka yang dihukum karena kekerasan bermotif politik adalah penghinaan terhadap nilai-nilai Australia dan merusak prospek perdamaian yang bermakna antara Israel dan Palestina," demikian isi pernyataan tersebut.

Australia mengalokasikan 43 juta dolar AS atau senilai Rp611 miliar untuk bantuan kemanusiaan di wilayah itu untuk 2018, yang dimulai pada 1 Juli.

Keputusan Australia ini meniru langkah AS yang sudah lebih dulu memutuskan tak lagi memberi bantuan untuk Palestina. AS memotong ratusan juta dolar untuk Otoritas Palestina dengan alasan uang itu digunakan untuk mendorong terorisme.

Pada Maret 2018, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji Pemerintah AS yang mengeluarkan aturan yang menangguhkan beberapa bantuan keuangan yang diberikan kepada keluarga Palestina yang tewas atau dipenjara dalam pertempuran dengan Israel.

Netanyahu mengatakan, aturan yang disebut sebagai Taylor Force Act, yang berasal dari nama warga AS yang tewas di Israel oleh seorang Palestina pada 2016, merupakan sinyal kuat untuk mengubah aturan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Australia Richard Marles, Pertemuan 2 Sahabat Lama

Internasional
4 hari lalu

Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat

Internasional
6 hari lalu

Pemandangan Sepinya Masjid Al Aqsa karena Ditutup Israel sejak Perang Iran

Nasional
6 hari lalu

KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal