Ilmuwan Singapura Temukan Varian Baru Hasil Mutasi Virus Corona, Lebih Jinak

Anton Suhartono
Ilmuwan Singapura menemukan varian baru hasil mutasi virus corona (Foto: AFP)

Lebih lanjut disebutkan, varian baru tersebut, kemungkinan berasal dari Kota Wuhan, China, ditemukan pertama kali dalam cluster penularan pada Januari sampai Maret 2020 di Singapura. Virus ditularkan dari orang ke orang di beberapa cluster penularan berbeda sebelum akhirnya dikendalikan lewat kebijakan karantina.

Seorang ahli mengatakan, mutasi pada virus menjadi pertanda baik. Biasanya, keganasan virus akan berkurang saat bermutasi. Dengan demikian, mungkin akan lebih banyak orang terpapar virus, namun tidak sampai membahayakan nyawa.

Daya tahan virus bergantung pada tubuh inangnya untuk asupan nutrisi dan tempat bernaung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Kuliner
17 jam lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Internasional
1 hari lalu

Nah, Trump Sebut Dewan Perdamaian Gaza Bisa Gantikan PBB

Internasional
5 hari lalu

Kanada Sepakat Pangkas Tarif Kendaraan Listrik China Jadi 6,1 Persen

Internasional
8 hari lalu

China Tak Terima Dikaitkan dengan Ambisi Trump Merebut Greenland

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal