Ilmuwan Temukan Lagi Varian Baru Corona, Cepat Menular dan Menginfeksi Lebih Lama

Anton Suhartono
Ilmuwan di AS menemukan virus corona varian baru yang diberi nama BV-1 (Foto: AFP)

HOUSTON, iNews.id - Ilmuwan di Houston, Texas, Amerika Serikat, kembali menemukan virus corona varian baru yang diberi nama BV-1. Varian baru tersebut ditemukan pada seorang pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan.

Dalam pemeriksaan diketahui, BV-1 masih terkait dengan varian virus corona Inggris, B117, dan memiliki susunan genetik yang berpotensi mengkhawatirkan. Hal yang lebih mengkhawatirkan ada indikasi BV-1 kemungkinan tidak merespons antibodi.

Sang pasien, yakni mahasiswa Universitas Texas A&M, pertama kali dinyatakan positif pada 5 Maret. Berdasarkan tes kedua yang dilakukan pada 25 Maret, hasilnya masih menunjukkan positif.

Ini mengindikasikan BV-1 mampu menyebabkan infeksi lebih lama dibandingkan varian-varian lainnya. Pasien baru dinyatakan negatif berdasarkan tes pada 9 April.

Para ilmuwan mengatakan, mahasiswa tersebut menunjukkan beberapa gejala ringan seperti flu. Gejala-gejala ini bahkan belum sepenuhnya hilang hingga 2 April.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

3 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

5 jam lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

9 jam lalu

Data Terbaru: 81 Pesawat Militer AS Hancur dan Rusak Selama Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal