Imam Besar Masjidil Haram Sebut Serangan Rudal ke Bandara Tak Bisa Ditoleransi

Anton Suhartono
Imam Besar Masjidil Haram Abdurrahman Al Sudais. (Foto: Handout).

Serangan tersebut, lanjut Imam bersuara merdu itu, juga menyingkap rencana-rencana hina Houthi dalam mengincar orang-orang sipil, sebuah pelanggaran dan pelecehan terhadap nilai, peraturan, dan konsensus internasional.

 "Aksi teror agresif yang rendah ini tidak mungkin datang dari orang yang beragama atau membela sebuah prinsip, tidak ditoleransi oleh syariah, adat, atau norma apa pun. Dia tak lain merupakan perusakan di muka bumi, terorisme yang penuh dosa dan kriminalitas buruk," tuturnya.

Lebih lanjut Al Sudais mengungkap, serangan Houthi ini semakin memperkuat tekad pasukan keamanan Saudi untuk lebih sigap menjaga negeri dan seluruh penduduk dari siapa pun yang berniat merusak Kerajaan Saudi Arabia.

Apalagi, di Saudi terdapat kiblat umat Islam dan setiap tahunnya dikunjungi puluhan juta jamaah umrah dan haji.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Internasional
14 hari lalu

Giliran Negara-Negara Arab Tuntut Ganti Rugi kepada Iran, Tuduh Langgar Hukum Internasional

Internasional
20 hari lalu

Iran Tegaskan Tak Musuhi Negara-Negara Arab, hanya Incar Pangkalan Militer AS

Internasional
22 hari lalu

Iran Tuntut Ganti-Rugi Perang ke Negara-Negara Arab, Materil dan Moril

Internasional
25 hari lalu

Fantastis! Negara-Negara Arab Rugi Ribuan Triliun Rupiah akibat Perang AS-Israel Vs Iran 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal