Imigran Afghan Pelaku Penembakan Tentara Garda Nasional AS Mantan Pekerja CIA, Apa Motifnya? 

Anton Suhartono
Penembakan dua tentara Garda Nasional di dekat Gedung Putih mengguncang AS (Foto: AP)

Keterkejutan Washington dan Spekulasi Publik

Trump menyebut serangan ini bisa terkait dengan efektivitas Garda Nasional yang mempersempit ruang gerak pelaku kriminal di Washington DC. Namun belum ada bukti konkret yang mendukung asumsi tersebut.

“Ini ancaman terorisme, dan dilakukan karena mereka sangat efektif,” kata Trump.

Pernyataan ini memicu perdebatan politik antara kubu yang menganggap insiden ini sebagai bukti ancaman besar dari imigran berisiko tinggi, dan kubu lain yang menilai komentar Presiden terlalu dini tanpa hasil investigasi jelas.

Misteri yang Belum Terjawab

Dengan satu korban tewas, satu terluka kritis, dan pelaku yang memiliki sejarah unik dalam jaringan intelijen AS, investigasi FBI diperkirakan akan berfokus pada:

  • Catatan kerja Rahmanullah selama bermitra dengan pasukan AS,
  • Kondisi psikologis dan kemungkinan trauma,
  • Potensi koneksi ke kelompok ekstremis,
  • Apakah dia melakukan aksi tunggal atau terinspirasi dari pihak lain.

Sementara publik menuntut jawaban, kasus ini membuka kembali diskusi mengenai bagaimana AS menangani imigran dari zona perang, terutama mereka yang pernah bekerja dalam operasi sensitif.

Penembakan dekat Gedung Putih ini bukan hanya tragedi, tapi juga cermin retaknya sistem yang selama ini dianggap kokoh. Misteri seputar Rahmanullah Lakanwal mungkin membutuhkan waktu lama untuk terkuak—namun satu hal pasti, Washington kini tidak bisa lagi mengabaikan risiko yang mungkin datang dari mereka yang dulu dianggap sekutu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Penampakan 100 Kendaraan Tabrakan hingga Bertumpukan akibat Cuaca Buruk

Internasional
11 jam lalu

Macron Surati Trump: Apa yang Anda Lakukan terhadap Greenland?

Internasional
12 jam lalu

Trump Ancam Macron dengan Tarif 200% jika Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
12 jam lalu

Korban Tewas Demo Rusuh di Iran Tembus 4.000 Orang, 5.000 Lebih Luka Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal