Aji Mumpung! India Bakal Beli Minyak Rusia Sebanyak Mungkin, Ancaman AS Pun Tak Digubris

Ahmad Islamy Jamil
Produksi minyak Rusia terus merosot pada April, turun 7,5 persen pada paruh pertama bulan ini dibandingkan dengan Maret. (Foto: Reuters)

Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Operasi itu sebagai tanggapan atas permintaan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) kepada Moskow, agar memberikan mereka perlindungan terhadap serangan intensif oleh pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Sebagai reaksi atas serangan Moskow ke Ukraina, Barat menjatuhkan berbagai macam sanksi terhadap Rusia. Pada pekan lalu, Uni Eropa menyatakan bahwa mereka sedang menyusun proposal untuk melarang impor minyak mentah Rusia, meskipun Jerman tidak secara aktif mendukung embargo gaya AS itu.

Produksi minyak Rusia terus merosot pada April, turun 7,5 persen pada paruh pertama bulan ini dibandingkan dengan Maret, demikian kantor berita Interfax melaporkan pekan lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
23 jam lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

1 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

1 hari lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal