India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China, Ada Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Tentara India saat dikerahkan ke Ladakh, pada 2 September 2020. (Foto: Reuters)

Baik Angkatan Darat India maupun juru bicara Kantor Perdana Menteri di New Delhi, enggan menanggapi permintaan komentar dari wartawan terkait laporan dari para sumber itu.

Meskipun tidak jelas berapa banyak pasukan yang dimiliki Beijing di perbatasan, India mendeteksi Tentara Pembebasan Rakyat China baru-baru ini juga mengerahkan pasukan tambahan dari Tibet ke Komando Militer Xinjiang. Komando itu bertanggung jawab untuk berpatroli di daerah-daerah yang disengketakan di sepanjang Himalaya.

China dilaporkan telah menambahkan bangunan landasan pacu baru, bunker tahan bom untuk menampung jet tempur, dan lapangan terbang baru di sepanjang perbatasan yang disengketakan di Tibet, menurut dua sumber. Beijing juga menambahkan artileri jarak jauh, tank, resimen roket, dan pesawat tempur bermesin ganda dalam beberapa bulan terakhir, kata mereka.

Seperti halnya India, Kementerian Luar Negeri China juga enggan menanggapi isu itu. Menurut salah satu juru bicara di kementerian itu mengatakan, informasi yang disampaikan para sumber itu tidak memiliki dasar.

Saat ini, muncul kekhawatiran bahwa salah perhitungan sedikit saja dapat menyebabkan konflik yang lebih mematikan dari tahun lalu antara pasukan kedua negara di Himalaya. 

“Keberadaan begitu banyak tentara di kedua sisi (India dan China) berisiko ketika protokol manajemen perbatasan rusak. Kedua belah pihak kemungkinan akan berpatroli di perbatasan yang disengketakan secara agresif. Sebuah insiden lokal kecil bisa lepas kendali dengan konsekuensi yang tidak diinginkan,” ucap mantan komandan Angkatan Darat Utara di India, Letnan Jenderal D.S Hooda.

Wilayah utara Ladakh, yang menjadi lokasi bentrok tentara India dan China beberapa kali tahun lalu, telah mengalami peningkatan terbesar dalam pemusatan jumlah pasukan, kata tiga sumber. Ada sekitar 20.000 tentara India, termasuk mereka yang pernah terlibat dalam operasi antiterorisme melawan Pakistan, sekarang dikerahkan di daerah tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

57 tahun lalu

Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar

57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal