India Klaim Tentaranya Dimutilasi setelah Dibunuh Pasukan China di Lembah Galwan

Ahmad Islamy Jamil
Tentara India mengantarkan jenazah salah satu rekan mereka, Kolonel Santosh Babu, dengan truk Kamis (18/6/2020). Babu gugur dalam bentrokan dengan pasukan China di Lembah Galwan, Senin (15/6/2020) lalu. (Foto: AFP)

Berselang sekitar 40 menit setelah delegasi Kolonel Babu diserang, unit India yang sama—kali ini dipimpin oleh seorang berpangkat mayor—kembali mengadakan konfrontasi dengan orang China di perkemahan mereka.

Orang-orang India menyerang pos terdepan China dengan penuh kemarahan dan, menurut catatan mereka, melukai sekitar 60 tentara Tiongkok.

Bentrokan tersebut terjadi di lembah sungai Galwan dan berlangsung lebih dari tiga jam, meskipun ada upaya yang dilakukan seorang brigadir China untuk mengibarkan bendera putih. Senjata seperti pentungan kayu dan bebatuan banyak digunakan dalam pertempuran tersebut, sehingga banyak pasukan dikatakan menderita luka kepala yang parah.

Pada saat pertempuran mereda setelah tengah malam, banyak dari orang-orang yang jatuh ke sungai meninggal karena hipotermia (kedinginan). Pencarian dan pengumpulan sebagian jenazah baru dilakukan saat matahari terbit. Sementara, enam tentara India lainnya sampai hari ini masih dilaporkan hilang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
2 hari lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Internasional
3 hari lalu

Pabrik Petasan Meledak Dahsyat Tewaskan 21 Orang, Warga Radius 3 Km Dievakuasi

Internasional
7 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Nasional
7 hari lalu

Transaksi Kini Bisa Pakai QRIS di China, Gubernur BI: Cukup Gunakan Ponsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal