KUALA LUMPUR, iNews.id - Politisi yang juga tokoh oposisi Malaysia di Johor Baru mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengungkap nama perusahaan-perusahaan asal negaranya yang dianggap bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemilik lahan yang terbakar di Kalimantan dan Sumatra ditengarai perusahaan asal Malaysia.
Pemimpin oposisi Johor Andrew Chen menegaskan, pihak berwenang Indonesia harus mengungkap perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Malaysia yang diduga berkontribusi terhadap kabut asap lintas batas yang berdampak pada kesehatan masyarakat.
Chen pada Agustus lalu mengatakan, otoritas Indonesia menyampaikan kekhawatiran mengenai keterlibatan perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan Malaysia yang diduga terlibat dalam karhutla.
"Jika perusahaan Malaysia terlibat, otoritas Indonesia harus mengungkap perusahaan-perusahaan tersebut dan bersikap transparan mengenai temuan penyelidikan, dengan tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (5/10/2026).