Indonesia, Malaysia, dan Singapura Kompak Desak Militer Bebaskan Tahanan Politik Myanmar

Antara
Demonstran penolak kudeta menuntut pembebasan pemimpin terpilih Myanmar, Aung San Suu Kyi. (Foto: Reuters)

Dia mengatakan, tidak diragukan lagi bahwa Myanmar memiliki hak prerogatif atas politik dan masalah dalam negerinya. Namun, Malaysia berharap Myanmar juga memperhatikan kekhawatiran tersebut diangkat oleh negara anggota ASEAN secara konstruktif.

Menurut Hishammuddin, Malaysia akan mendukung setiap upaya untuk mendamaikan perbedaan di antara para pemimpin Myanmar demi menghindari dampak yang merugikan bagi rakyat dan negara bagian Myanmar.

Sementara Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, meminta militer Myanmar untuk membebaskan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi untuk memungkinkan negara itu bergerak maju. Dia beranggapan, penjatuhan sanksi terhadap Myanmar hanya akan merugikan rakyat daripada militer.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

5 hari lalu

Menyayat Hati! Potret Mahathir Saksikan Pemakaman Sang Istri, Diinfus dan Terus Menangis

6 hari lalu

Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Lalu Lintas Arah GBK Macet

6 hari lalu

Pesan Haru Mahathir Mohamad untuk Istri Tercinta Siti Hasmah yang Meninggal Hari Ini 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal