Indonesia Naik 7 Peringkat dalam Indeks Persepsi Korupsi, KPK Dipuji

Anton Suhartono
(Grafis: SCMP)

“Kawasan Asia Pasifik stagnan dalam perang melawan korupsi. Ini tidak mengejutkan mengingat prevalensi lembaga demokrasi yang lemah dan kurangnya mekanisme penegakan hukum," bunyi pernyataan Transparansi Internasional, dikutip dari South China Morning Post.

Sementara itu untuk kasus AS, Transparansi Internasional mengaitkan penurunan peringkat dengan kondisi di dalam negeri.

"AS mendapat skor rendah di saat negara itu mengalami erosi norma etika di tingkat pejabat tinggi," kata pernyataan.

Untuk kasus China, Eugene Tan, profesor di Fakultas Hukum Universitas Manajemen Singapura, menilai, penurunan peringkat China mengungkap kekhawatiran bahwa korupsi masih lazim terjadi meskipun Presiden Xi Jinping gencar mengampanyekan antikorupsi sejak berkuasa 6 tahun lalu.

“'Inisiatif Belt and Roal Insiative yang masif mungkin memicu persepsi negatif tentang penghilangan korupsi," kata dia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut Pelanggaran BUMN, Ini Reaksi KPK

24 jam lalu

KPK Periksa 8 Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, 2 Anggota DPRD Jateng

2 hari lalu

Upacara HUT ke-81 RI, Ketua KPK Ajak Pegawai Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT

6 hari lalu

KPK Periksa Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie, Kasus Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal