Indonesia Naik 7 Peringkat dalam Indeks Persepsi Korupsi, KPK Dipuji

Anton Suhartono
(Grafis: SCMP)

“Kawasan Asia Pasifik stagnan dalam perang melawan korupsi. Ini tidak mengejutkan mengingat prevalensi lembaga demokrasi yang lemah dan kurangnya mekanisme penegakan hukum," bunyi pernyataan Transparansi Internasional, dikutip dari South China Morning Post.

Sementara itu untuk kasus AS, Transparansi Internasional mengaitkan penurunan peringkat dengan kondisi di dalam negeri.

"AS mendapat skor rendah di saat negara itu mengalami erosi norma etika di tingkat pejabat tinggi," kata pernyataan.

Untuk kasus China, Eugene Tan, profesor di Fakultas Hukum Universitas Manajemen Singapura, menilai, penurunan peringkat China mengungkap kekhawatiran bahwa korupsi masih lazim terjadi meskipun Presiden Xi Jinping gencar mengampanyekan antikorupsi sejak berkuasa 6 tahun lalu.

“'Inisiatif Belt and Roal Insiative yang masif mungkin memicu persepsi negatif tentang penghilangan korupsi," kata dia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Eks Sekretaris MA Nurhadi Bantah Terima Gratifikasi dan TPPU, Siap Diazab Allah jika Berdusta

Nasional
14 jam lalu

KPK Minta Maaf usai Bikin Gaduh Pengalihan Tahanan Rumah Yaqut, Bantah Sembunyi-Sembunyi

Nasional
15 jam lalu

KPK Dapat Info ASN Pakai Mobil Dinas saat Lebaran, Minta Kepala Daerah Evaluasi

Nasional
1 hari lalu

Hakim: Vonis Eks Sekretaris MA Nurhadi di Kasus Gratifikasi-TPPU Dibacakan 1 April

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal