Indonesia Perintahkan Pekerja Bantuan Asing Tinggalkan Palu-Donggala

Nathania Riris Michico
Anggota Pemadam Kebakaran Darurat Internasional Prancis saat mencari korban di luar hotel Mercure yang hancur di Palu. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia memerintahkan pekerja bantuan asing independen meninggalkan wilayah yang terkena bencana gempa di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pemerintah juga meminta NGO asing harus segera memulangkan stafnya dari wilayah itu.

Jumlah resmi korban tewas akibat gempa bumi dan tsunami di Sulteng mencapai 1.948 orang, dengan korban terbesar dan terparah berada di Palu, kota kecil yang porak poranda oleh bencana.

Tidak ada yang tahu berapa banyak orang yang hilang, namun Badan Penanggulangan Bencana Nasional memperkirakan mecapai 5.000 orang. Sekitar 70.000 warga juga telah 0mengungsi.

Dilaporkan ABC News, Rabu (10/10/2018), Indonesia biasanya enggan dilihat sebagai negara yang mengandalkan bantuan pihak luar untuk menangani bencana, dan menolak bantuan asing tahun lalu saat gempa mengguncang Pulau Lombok.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu: Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang, 6.412 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

57 tahun lalu

BMKG Catat 71 Gempa Susulan Guncang Palu Sulteng usai M6,7

57 tahun lalu

Palu Diguncang Gempa M 6,7! Warga Panik Berhamburan, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal