Indonesia Pernah Tolak Pesawat Pengintai AS P-8 Poseidon Mendarat untuk Isi Bahan Bakar

Anton Suhartono
Pesawat pengintai AL AS P-8 Poseidon mendarat di pangkalan militer Singapura (Foto: AFP)

“Kami tidak ingin terjebak dalam persaingan ini. Indonesia ingin menunjukkan kepada semua, kami siap menjadi partner Anda," kata Menlu Retno Marsudi, pada September lalu.

AS turut berperan di perairan lalu lintas strategis serta memiliki kandungan sumber daya alam yang melimpah itu.

Pesawat P-8 Poseidon memainkan peran penting dalam mengawasi aktivitas militer China di Laut China Selatan, perairan yang diklaim China serta negara ASEAN seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Pada beberapa kesempatan AS mengerahkan kapal induk serta kapal perang lainnya dalam operasi navigasi, menambah ketegangan di kawasan. Di saat bersamaan China juga meningkatkan aktivitas militer.

Analis militer mengatakan, AS baru-baru ini menggunakan pangkalan militer Singapura, Filipina, dan Malaysia untuk mengoperasikan P-8 di Laut China Selatan.

Pesawat pengintai P-8 yang dilengkapi radar canggih, kamera beresolusi tinggi, serta sensor akustik, telah memetakan pulau, permukaan, dan bawah samudera di Laut China Selatan setidaknya selama 6 tahun.

Jika membawa sonobuoy dan rudal, pesawat dapat mendeteksi dan menyerang kapal permukaan dan kapal selam dari jarak jauh. Burung besi ini juga memiliki sistem komunikasi yang memungkinkannya mengendalikan drone.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz, Iran: Kalau Berani, Kirim Kapal Perang Anda!

2 hari lalu

Trump Akui Iran Punya Banyak Rudal meski Diserang Habis-habisan

2 hari lalu

Ganas! Iran Bikin Pangkalan Militer AS Babak Belur, Landasan Pacu Rusak Puluhan Kali

2 hari lalu

Pengadilan AS Batalkan Keputusan Trump Pangkas Masa Berlaku Visa Mahasiswa Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal