Inggris: China Lakukan Pelanggaran HAM Berat dan Mengerikan kepada Uighur

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.idInggris menuduh Pemerintah China melakukan pelanggaran HAM berat dan mengerikan terhadap kelompok agama dan etnik minoritas di wilayah Xinjiang. Sejumlah organisasi HAM dan para ahli memperkirakan, lebih dari 1 juta etnis Uighur dan kelompok minoritas berbahasa Turki lainnya telah dikumpulkan di kamp-kamp konsentrasi.

Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengatakan, laporan sterilisasi atau pemandulan paksa serta penahanan massal terhadap warga yang didominasi Muslim di Xinjiang membutuhkan perhatian dunia internasional. “Jelas bahwa ada pelanggaran HAM berat dan mengerikan yang terjadi. Itu sangat, sangat menyusahkan,” katanya kepada BBC, Minggu (19/7/2020), seperti dikutip kembali oleh AFP.

“Berbagai laporan dan aspek-aspek manusia di dalamnya, mengingatkan kita pada sesuatu yang sudah lama tidak kita saksikan. Dan ini dari anggota terkemuka komunitas internasional yang ingin ditanggapi dengan serius. Kami ingin hubungan positif (dengan China), tetapi kami tidak bisa melihat perilaku (China terhadap Uighur) seperti itu,” ujar Raab menambahkan.

Komentar sang menteri muncul di saat ketegangan antara London dan Beijing meningkat karena sejumlah masalah. Inggris pada Selasa (14/7/2020) lalu akhirnya tunduk pada tekanan berkelanjutan dari Amerika Serikat dan memutuskan untuk menghapus secara bertahap proyek dengan raksasa telekomunikasi China, Huawei, dari jaringan 5G-nya, meski ada peringatan pembalasan dari Beijing.

Inggris dan China juga berselisih atas pemberlakuan Undang-Undang Keamanan Nasional yang kontroversial di Hong Kong.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

19 jam lalu

Banjir Nepal: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, Ratusan Pekerja Terjebak di Terowongan PLTA

10 jam lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

23 jam lalu

Neraca Dagang RI Juli 2026 Surplus 0,12 Miliar Dolar AS, China Jadi Sumber Defisit Terbesar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal