Inggris Kembali Lockdown Nasional Gara-Gara Kasus Covid Melonjak

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (Foto: AFP)

“Karena itu, kita harus melakukan lockdown nasional, yang cukup tangguh untuk menahan varian ini. Artinya, kami sekali lagi memerintahkan Anda untuk tetap di rumah,” ujarnya.

Toko-toko dan tempat hiburan yang tidak penting wajib ditutup selama lockdown. Sementara sekolah dasar dan menengah akan ditutup mulai Selasa (5/1/2021) ini untuk semua murid atau siswa, kecuali anak-anak yang rentan dan mereka yang orang tuanya adalah pekerja di sektor kunci di masa pandemi ini.

Johnson mengatakan, jika peluncuran vaksin berjalan sesuai rencana dan jumlah kematian bisa ditekan dengan baik, kemungkinan Inggris bisa mengakhiri lockdown pada pertengahan Februari nanti.

Ekonomi Inggris mengalami kehancuran bersejarah, yakni hampir 20 peren pada periode April-Juni 2020, ketika sebagian besar bisnis ditutup akibat kebijakan lockdown yang pertama.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal