Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Pfizer, Menkes: 2021 Akan Jadi Lebih Baik

Arif Budiwinarto
Inggris menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech untuk program vaksinasi massal. (foto: AFP)

"Tetapi karena rumah sakit sudah memiliki fasilitas untuk menyimpan vaksin pada suhu -70 derajat celcius, seperti yang dipersyaratkan, vaksinasi pertama kemungkinan besar dilakukan untuk staf panti jompo, staf NHS, dan pasien. Jadi tidak ada vaksin yang terbuang percuma," kata Menkes Hancock dikutip dari BBC, Kamis (3/12/2020).

Pengembangan vaksin terbilang cepat

Vaksin menjadi harapan bagi warga Inggris dan dunia untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Inggris menjadi salah satu negara terdampak

virus tersebut, data terbaru hari Rabu (2/12/2020) terdapat 648 kematian dalam 28 hari dengan angka penambahan kasus per hari 16.170.

Pengembangan vaksin Covid-19 oleh Pfizer/BioNTech terbilang cepat hanya kurang dari 10 bulan. Jika mengacu pada standar pengujian vaksin, biasanya berlangsung selama 10 tahun.

Inggris telah memesan 40 juta dosis suntikan - cukup untuk memvaksinasi 20 juta orang. Paket pertama akan tiba pekan depan, kemudian disusul paket jutaan vaksin lainnya sepanjang Desember ini.

"2020 benar-benar buruk dan 2021 akan menjadi lebih baik," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
7 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

7 hari lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

8 hari lalu

Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba

8 hari lalu

Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal