Inggris Yakin Iran yang Menyerang 2 Fasilitas Minyak Saudi

Anton Suhartono
Boris Johsnson (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yakin Iran bertanggung jawab atas serangan terhadap dua fasilitas minyak Aramco Arab Saudi pada Sabtu (14/9/2019).

Inggris, kata dia, akan bekerja sama dengan Amerika Serikat dan negara sekutu lainnnya untuk merespons serangan yang berimbas pada penurunan pasokan minyak dunia sebesar 5 persen itu.

Hasil penyelidikan Saudi mengungkap senjata-senjata yang digunakan untuk menyerang fasilitas minyak, yakni drone dan rudal, merupakan buatan Iran. Hal ini sekaligus menepis klaim pemberontak Houthi dari Yaman bahwa wilayah mereka digunakan sebagai tempat peluncuran serangan.

(Fasilitas minyak Aramco di Khurais yang diserang/AFP)

"Inggris mengaitkan tanggung jawab ini kepada Iran dengan tingkat kemungkinan sangat tinggi terkait serangan terhadap Aramco. Kami kira sangat mungkin Iran yang bertanggung jawab," kata Johnson, di pesawat dalam perjalanan menuju New York untuk mengikuti Sidang Majelis Umum PBB, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (23/9/2019).

"Kami akan bekerja sama dengan teman kami Amerika dan sekutu di Eropa untuk membuat respons dan untuk mengurangi ketegangan di wilayah Teluk," ujarnya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

AS Kirim 6.000 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah, Antisipasi Perang Lanjutan Lawan Iran

Internasional
2 jam lalu

Rusia Ogah Terlibat Konflik Iran Vs Israel-AS: Bukan Perang Kami

Internasional
11 jam lalu

Pakistan Bersiap Gelar Perundingan Damai AS-Iran Putaran Ke-2, Akhir Pekan Ini?

Buletin
12 jam lalu

Tak Mau Diatur! Arab Saudi Tegas Tolak Tekanan Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal