Ingin Ambil Alih Kuba, Trump Kerahkan Kapal Induk Terbesar AS

Anton Suhartono
Donald Trump akan mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln untuk mengambil alih Kuba (Foto: US Navy)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi dengan pernyataan kerasnya terkait Kuba. Dia menegaskan akan segera mengambil alih negara tersebut, bahkan mengisyaratkan pengerahan kapal induk terbesar AS sebagai bentuk tekanan militer langsung.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut kapal induk raksasa milik AS akan dikerahkan ke lepas pantai Kuba. Dia bahkan secara spesifik menyebut kemungkinan pengerahan USS Abraham Lincoln, yang disebutnya sebagai salah satu kapal induk terbesar di dunia, untuk mendekati wilayah Kuba hingga jarak sangat dekat.

“Kuba, yang akan kita ambil alih hampir segera,” kata Trump dalam sebuah acara di Florida, Jumat (1/5/2026), seperti dikutip dari Anadolu.

Trump menjelaskan, pengerahan kapal induk tersebut bisa dilakukan dalam perjalanan pulang armada AS dari konflik di Iran. Dia menggambarkan kapal perang AS akan berhenti sangat dekat dari garis pantai Kuba untuk memberikan tekanan psikologis agar negara tersebut menyerah tanpa perlawanan berarti.

Menurut Trump, militer AS tidak memerlukan kekuatan besar untuk menundukkan Kuba. Dia bahkan menyatakan dengan nada percaya diri bahwa pemerintah Kuba akan memilih menyerah begitu melihat kekuatan militer AS di depan mata.

“Mereka akan berkata, ‘Terima kasih banyak, kami menyerah’,” ujarnya.

Sebelum pernyataan tersebut, Trump juga telah menandatangani instruksi presiden yang memberlakukan sanksi baru terhadap individu dan entitas yang terkait dengan Kuba. Langkah itu diklaim sebagai respons atas kekhawatiran terhadap ancaman terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Akhirnya Akui Persediaan Amunisi AS Menipis gegara Lawan Iran: Perang Segera Berakhir!

12 jam lalu

Presiden Iran Akui Mojtaba Sempat Tak Setuju Gencatan Senjata dengan AS 

21 jam lalu

Murka! Trump Ancam Penjarakan Pihak yang Bocorkan Stok Rudal AS

22 jam lalu

Iran dan Oman Sepakati Kelola Selat Hormuz Bersama, Bagaimana dengan AS?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal