Ingin Bantu Ukraina, Puluhan Pria Jepang Daftar Jadi Anggota Legiun Internasional 

Umaya Khusniah
Helikopter Rusia membombardir bandara dekat Kiev, Ukraina. (Foto/newsnpr.org)

Seorang juru bicara Kedutaan Besar Ukraina mengakui menerima banyak telepon dari orang-orang yang "ingin berjuang untuk Ukraina. 

Sebuah posting media sosial pada Senin lalu, Kedutaan Besar Ukraina berterima kasih kepada orang Jepang atas banyak pertanyaan mereka tentang informasi menjadi sukarelawan. 

"Setiap kandidat untuk ini harus memiliki pengalaman di Pasukan Bela Diri Jepang atau telah menjalani pelatihan khusus," katanya.

Dalam sebuah posting baru di Twitter pada Rabu (2/3/2022), Kedutaan Ukraina di Jepang mengatakan sedang mencari sukarelawan dengan pengalaman medis, IT, komunikasi, atau pemadam kebakaran. 

Jepang telah mengatakan kepada warga negaranya untuk menunda perjalanan ke Ukraina dengan alasan apapun. Peringatan tersebut kembali ditegaskan pada Rabu oleh Kepala Sekretaris Kabinet, Hirokazu Matsuno. 

"Kementerian luar negeri Jepang telah mengeluarkan peringatan evakuasi untuk seluruh warga kami di Ukraina dan kami ingin orang-orang menghentikan semua perjalanan ke Ukraina, terlepas dari tujuan kunjungan mereka," katanya dalam konferensi pers.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Viral Raisa dan Chef Prancis Mathis Molinie Liburan Bareng di Jepang? Ini Faktanya!

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal