Ini Alasan Iran Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS

Anton Suhartono
Iran menolak mentah-mentah proposal gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat (AS) dalam konflik terbaru (Foto: AI)

Selain itu, kedua pemimpin membahas implementasi berbagai perjanjian yang telah ditandatangani sebelumnya. Mereka juga menyerukan peningkatan kerja sama di sektor perdagangan, energi, transportasi, serta isu-isu strategis kawasan.

Media Iran melaporkan Al Zaidi juga menggelar pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang juga menjadi kepala juru runding negosiasi dengan AS, serta Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

NYT juga melaporkan bahwa para pejabat Iran justru mempersiapkan kemungkinan konflik yang lebih luas apabila Presiden Trump melanjutkan ancamannya untuk menyerang infrastruktur vital Iran, termasuk fasilitas nuklir dan pembangkit listrik.

Menurut para pejabat Iran, serangan terhadap fasilitas strategis itu akan memicu pembalasan yang lebih keras dan meluas di Timur Tengah, termasuk kemungkinan menargetkan Israel.

Iran juga disebut telah meminta kelompok Houthi di Yaman untuk menutup Selat Bab Al Mandab apabila konflik terus meningkat. Penutupan jalur pelayaran strategis tersebut berpotensi mengganggu ekspor minyak dari negara-negara Teluk.

Serangan AS ke Iran dalam konflik terbaru yang berlangsung sejak akhir Juni dilaporkan telah menewaskan 58 orang dan melukai lebih dari 600 lainnya hingga Jumat (24/7/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

10 jam lalu

Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi

13 jam lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

22 jam lalu

Purbaya soal Tarif Trump 10 Persen: Bagus, tapi Persaingan Sama Saja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal